Literatur Herbal Penyembuh Gagal Ginjal

Dipilihnya daun sukun bukan hanya asal, namun sudah mengalami penelitian yang sangat rumit. Diketahui bahwa daun sukun mengandung berbagai unsur kimia alami yang dibutuhkan oleh tubuh. Bahan herbal ini akan menjadi pengobatan gagal ginjal tanpa cuci darah, serta dapat membantu mengembalikan kondisi ginjal seperti sedia kala. Mulai dari asam hidrosianat, tannin dan flavoid. Selain itu juga terdapat aseticolin dan juga riboflavin yang mempunyai sifar recovery cukup baik untuk ginjal.

Selain untuk mengobati penyakit ginjal, daun sukun juga terbukti ampuh untuk mengobati penyakit yang lainnya, seperti kardiovaskuler. Bahan herbal ini sangat baik untuk dikonsumsi oleh penderita diabetes, bahkan tanpa pengolahan secara canggih di laboratorium pabrik.

Anda bisa menggunakan daun sukun sebagai alternatif pengobatan gagal ginjal selain cuci darah,. Pengobatan tentunya jauh lebih ekonomis dan tidak menimbulkan efek samping. Berikut adalah cara menyiapkannya:

  • Sediakan beberapa lembar daun sukun, cuci bersih terlebih dahulu
  • Rebus dengan air secukupnya, tunggu hingga mendidih dan usahakan daun hancur dalam air.
  • Diamkan beberapa saat hingga dingin, saring daun sukun dan menyisakan air rebusannya saja.
  • Konsumsi dua kali sehari, sebaiknya pada pagi dan sore hari, usahakan untuk seusai makan berat.

Cara pengobatan ini terbukti ampuh untuk mengurangi nyeri pada ginjal dan secara perlahan mengembalikan fungsinya seperti semula. Air rebusan daun sukun juga sangat membantu untuk menurunkan gula darah dalam tubuh.

Manfaat Daun Dandang Gendis

Tanaman pagar ini memang tidak begitu populer dibandingkan dengan jenis herba lainnya. Namun, beberapa penelitian justru mengungkap peluang dandang gendis sebagai herba yang potensial menormalkan kadar gula darah.
Dandang gendis biasa dicampur dengan meniran karena keduanya memiliki manfaat yang sama, yakni untuk meningkatkan daya tahan tubuh. Caranya, kedua herba ini direbus bersamaan, lalu ditambahkan sedikit madu agar terasa manis.
Sebagai ramuan pengontrol gula darah, dandang gendis dapat dimanfaatkan tunggal, tanpa campuran. Biasanya dibuat ekstrak kering untuk dijadikan teh. Namun, kita harus berhati-hati dalam memanfaatan daun dadang gendis sebagai herba, terutama jika direbus.Meramu Ki Tajam (Dandang Gendis)
Dandang gendis juga populer disebut ki tajam, khususnya di daerah Jawa Barat. Berikut beberapa contoh ramuannya:

 

– Menormalkan gula darah
Ambil dua genggam atau 10 gram daun dandang gendis yang telah dilayukan. Kemudian masukkan ke dalam air yang telah mendidih dan rendam di dalamnya sekitar satu menit. Saring untuk diambil airnya. Setelah dingin, dapat langsung diminum
– Daya tahan tubuh
Ambil dua genggam atau 10 gram daun dandang gendis yang telah dilayukan dan 10 gram daun meniran. Kedua bahan dimasukkan ke dalam air yang telah mendidih dan rendam di dalamnya sekitar satu menit. Saring untuk diambil airnya. Setelah dingin dapat langsung diminum. Anda juga dapat menambahkan ramuan tersebut dengan madu secukupnya.
– Minuman sehat
Ambil secukupnya ekstrak (daun yang telah dikeringkan) dandang gendis, kemudian campur dengan air panas seperti membuat teh. Tambahkan sedikit gula batu atau madu sebagai pemanis.
Sifat kimiawi:Tumbuhan ini kaya dengan kandungan kimia, yang sudah diketahui antara lain:
– saponin
– polifenol.

Efek Farmakologis

Dalam farmakologi Cina dan pengobatan tradisional lain disebutkan bahwa tanaman ini memiliki sifat:
– mengefektifkan fungsi kelenjar tubuh,
– meningkatkan sirkulasi
– diuretik,
– anti demam.
– anti diare

Penyakit yang dapat disembuhkan dan cara penggunaannya:
Sebagai tambahan dari ulasan di atas, berdasarkan berbagai literatur yang mencatat pengalaman secara turun-temurun dari berbagai negara dan daerah, tanaman ini dapat menyembuhkan penyakit-penyakit sebagai berikut:

1. Susah kencing.
Daun segar 15 gram,direbus dengan air 1 gelas selama 15 menit, dinginkan kemudian disaring, minum sekaligus.
2. Kencing manis.
Daun segar 7 lembar (sakit ringan / gejala awal) atau 21 lembar (sakit berat ) direbus dengan air 2 gelas sampai tinggal satu gelas, dinginkan, minum dua kali sehari.
3. Disentri.
Daun segar segenggam direbus dengan 5 gelas air jadi 3 gelas, minum 3 x 1 gelas.
Catatan:
– Resep nomordua tidak tercatat dalam literatur tetapi biasa digunakan di Jawa.
– Efek abortivum tanaman ini belum diketahui oleh karena itu wanita hamil sebaiknya tidak menggunakan obat ini.

Manfaat Brotowali dari Akar sampai Daun

 

 

brotowali

Brotowali atau bisa juga disebut bratawali, di kenal dengan rasa pahitnya. Tapi jangan salah, karena pahitnya itu pun banyak orang yang mengkonsumsi nya. Aneh bukan? Tapi itulah kenyataannya, dengan rasa yang super pahit, tapi Brotowali super juga dengan manfaatnya, terutama bagi kesehatan. Dari karakteristik tanaman Brotowali ini, merupakan tumbuhan yang merambat tapi memiliki jumlah batang yang cukup lebat, tidak hanya daunnya saja. Bahkan ada beberapa yang tumbuh dengan batang lebih banyak, dan daunnya hanya sedikit, seperti tumbuhan batang saja.

Tanaman hijau yang tumbuh merambat ini, banyak di konsumsi sebagai jamu. Sehingga banyak penjual jamu yang menyajikannya. Dengan demikian, anda dapat mudah menemukannya untuk di konsumsi sesuai kebutuhan masing-masing. Kandungan yang terdapat pada tanaman Brotowali ialah barberin, palmatin, alkaloid, pikroretin, glikosida, palmatin dan harsa. Di mana setiap zat memiliki fungsi masing-masing. Yang mana di tiap bagian pada tanaman Brotowali terdapat kandungan yang berbeda.

Manfaat Brotowali Sebagai Tanaman Obat

Manfaat Brotowali sebagai tanaman obat tradisional dapat dirasakan dari ujung akar hingga ujung daun, terutama pada bagian batang, diantaranya:

Manfaat Akar Brotowali

Akar pada Brotowali terdapat zat yang bernama pikroretin, zat pahit yang terdapat pada batang juga. Zat ini berfungsi sebagai perangsang kinerja urat saraf pada saluran pernafasan. Yang terjadi ialah keadaan suhu tubuh yang panas akan menurun seiring berjalanan pertukaran kinerja zat di dalam tubuh, sehingga pernafasan berjalan lancar.

Manfaat Batang Brotowali

Batang tanaman Brotowali ini direbus, lalu bisa dioleskan saja maupun diminum, sesuai kebutuhan yang akan dicapai, dimana Brotowali bekerja sebagai:

• Di minum sebagai obat alami untuk penambah nafsu makan, bisa juga di campur dengan daun Brotowali.
• Di minum sebagai obat Hepatitis, dari batang dan daunnya yang diolah bersama.
• Di minum untuk mencegah terjadinya hepatitis dan kanker hati, karena adanya senyawa terpan, flavanoid, alkaloid, steroid yang berfungsi sebagai hepatoprotektor atau bisa disebut dengan pelindung hati.
• Dari batang dan juga daunnya, di campur dengan madu, diminum sebagai obat malaria.
• Rebusan batang Brotowali dapat disajikan sebagai obat gatal-gatal yang menyerang tubuh. Cukup dengan mengoleskan pada bagian yang gatal.
• Kulit batang Brotowali mengandung alkaloid yang berfungsi sebagai pelumpuh bakteri pada luka, dengan cara dioleskan pada bagian yang terluka. Jika bakteri dapat dilumpuhkan, maka infeksi pada luka dapat terhindari.
• Tidak hanya untuk luka saja, air rebusan pada batang Brotowali bermanfaat untuk menghapus warna kusam pada wajah sekaligus mencerahkan wajah, penggunaannya seperti untuk cuci muka atau bisa juga untuk masker wajah.

Manfaat Daun Brotowali

Daun Brotowali juga bermanfaat untuk membersihkan luka pada bagian luar, jika tidak tersedia obat kimia untuk pembersih luka, cukup dengan rebusan dari daun Brotowali saja. Tidak hanya itu saja, daun Brotowali yang telah direbus, dapat diminum sebagai obat pencahar untuk melancarkan buang air besar.

Tanaman Brotowali merupakan tanaman yang tumbuh alami sebagai obat tradisional yang telah dilakukan oleh nenek moyang zaman dahulu. Bahkan hingga kini pun, masih banyak yang mengkonsumsi Brotowali demi menjaga kesehatan dan juga mengobati sakit. Sekali pun rasanya yang pahit, tidak menjadikan konsumen Brotowali menurun. Sehingga kita dapat menggunakan tanaman Brotowali dengan banyak manfaat yang di dapatkan.

Di Indonesia, hampir di seluruh pulau tanaman Brotowali dapat tumbuh, dimana setiap daerah memiliki cara yang berbeda dalam pemanfaatannya dalam kehidupan sehari-hari. Tidak hanya di Indonesia saja, di luar negeri, khasiat Brotowali juga terkenal mujarab, seperti negara China dan Filipina. Tanaman pahit dengan berbagai khasiat yang tersembunyi di dalamnya. Siapa yang mengira, bahwa di balik rasa pahitnya Brotowali tersimpan khasiat yang mujarab. Jika dalam pengkonsumsiannya anda tidak terlalu suka, bisa di tambahkan madu, agar rasa pahitnya dapat di imbangi. Seperti halnya para penjual jamu yang menyajikan Brotowali dengan imbangan jamu manis lainnya, agar rasa pahitnya cepat hilang.

Tanaman Brotowali ini sendiri dapat tumbuh merambat di berbagai tempat, bila pula untuk koleksi tanaman hias di rumah, yang dapat anda gunakan sewaktu-waktu, selain itu tanaman ini dapat tumbuh sendiri tanpa mengganggu tanaman lainnya. Biasanya tumbuh merambat di pagar kayu maupun di pinggiran jalan. Yang terkadang tidak diperdulikan khasiatnya. Mungkin rasanya yang super pahit, sehingga tidak dikonsumsi dalam sajian sayur, cukup dengan sajian jamu, yang biasanya di minum pada waktu pagi dan sore hari.

Tanaman merambat ini, dapat bermanfaat dan diterapkan di segala usia, terlebih lagi para orang tua, yang gemar mengkonsumsi nya. Mereka mengakui rasanya pahit, tapi juga khasiatnya tidak kalah mujarab. Khasiat yang dapat di temukan pada tanaman Brotowali sangat bermanfaat bagi kita, untuk anda para remaja, bisa pula memanfaatkannya, di minum ataupun sekedar untuk kulit wajah, untuk menghilangkan noda-noda kusam yang membandel pada wajah. Anda dapat menantikan khasiat cantik di balik rasanya yang pahit.

Brotowali ini juga bisa diminum maupun sekedar dioleskan pada kulit saja. Untuk cara meminumnya pun beragam, seperti di seduh sendiri maupun membeli di pedagang jamu. Bahkan kini juga berkembang menjadi obat yang di bungkus, seperti kapsul, yang terbuat dari Brotowali. Dimana dengan penyajiannya dapat menjadikan pilihan anda untuk mengkonsumsi nya demi khasiat yang di butuhkan oleh tubuh. Tentunya, dengan penggunaan yang secukupnya dan juga teratur. Dimana setiap penyajiannya terdapat aturan yang harus dipenuhi. Sehingga Brotowali dapat memberikan manfaat bagi tubuh anda.

BINAHONG Turunkan Kadar Kreatinin (Obat Penderita Gagal Ginjal)

ada artikel yang ditulis oleh bloger lain tentang cara menurunkan kreatin tinggi, berikut kutipannya :

Binahong (Anredera cordifolia), tumbuhan yang merambat dan menjalar ini, memiliki khasiat dalam mengobati penyakit gagal ginjal. Dimana diketahui bahwa penderita gagal ginjal harus melakukan cuci darah dengan alat hemodyalisis yang biaya sekali cuci darah sangat mahal. Namun, dengan adanya penelitian klinis berikut maka, InsyaAllah penderita gagal ginjal bisa disembuhkan hanya dengan mengkonsumsi tanaman Binahong

Penelitian klinis : Menurut dr Zainal Gani, dokter dan herbalis di Malang, Provinsi Jawa Timur, gagal ginjal merupakan penyakit akibat menurunnya fungsi ginjal. “Fungsi ginjal sebagai penyaring bahan toksik yang dikeluarkan melalui kencing tidak optimal,” ujar dokter alumnus Universitas Brawijaya itu. Akibatnya, tubuh tidak bisa mengeluarkan sisa metabolisme dan akhirnya masuk ke pembuluh darah sehingga pasien mesti melakukan cuci darah. Untuk mengetahui fungsi ginjal dengan mengukur kadar klirens kreatinin. Semakin tinggi kadar kreatinin pada darah menunjukkan menurunnya fungsi ginjal. Nilai normal kreatinin dalam darah manusia kurang dari 1,2 mg/dl. Indikator lain adalah menurunnya volume urine, tubuh lemah, lesu, bengkak, dan keluarnya protein albumin melalui urine. Cirinya warna air seni berwarna kuning pekat. Untuk mengatasi penyakit mematikan itu Prof Dr Elin Yulinah Sukandar Apt dan rekan di Sekolah Farmasi, Insititut Teknologi Bandung, memanfaatkan binahong Anredera cordifolia. Binahong sejatinya merupakan tanaman hias merambat. Tanaman anggota famili Basellaceae itu tumbuh subur di berbagai tempat di Indonesia. Guru besar Farmasi itu meriset keampuhan dheng san chi-sebutan binahong dalam bahasa Tiongkok-secara praklinis pada tikus yang menderita gagal ginjal. Sebelum perlakuan, Elin menginduksi nefrotoksik yakni kombinasi antara gentamisin berdosis 100 mg per kg bobot tubuh dan kaptopril berdosis 10 mg per kg bobot tubuh selama 3 hari agar tikus mengalami gagal ginjal. Gentamisin bersifat merusak ginjal dengan meningkatkan stres oksidatif dan melepas lisosom yang merusak sel sekitarnya. Akibatnya, terjadi gangguan ekskresi kreatinin (hasil filtrasi ginjal, biasanya sebagai indikator kerusakan ginjal) dan urea nitrogen. Selanjutnya, kreatinin darah tikus diukur sebagai data awal. Elin membagi 25 tikus dalam 5 kelompok. Kelompok I merupakan kontrol positif. Pada kelompok itu Elin menginduksi nefrotoksik tanpa memberikan ekstrak binahong. Sedangkan kelompok II menjadi kontrol negatif (normal), tanpa induksi nefrotoksik maupun ekstrak binahong. Pada tikus kelompok III-V, Elin memberikan nefrotoksik dan ekstrak binahong dengan dosis masing-masing 50 mg, 100 mg, dan 200 mg per bobot tubuh selama 11 hari. Ia mengamati fungsi ginjal tikus pada hari ke-4 dan ke-11 dengan mengukur kadar kreatinin serum tikus. Mujarab Hasil penelitian itu membuktikan bahwa pemberian ekstrak daun binahong-ketiga dosis berbeda-mampu memperbaiki fungsi ginjal tikus. Kelompok yang mengonsumsi ekstrak binahong fungsi ginjalnya membaik, terlihat dari menurunnya kadar kreatinin darah. Penurunan kadar keratinin darah paling besar terjadi pada pemberian 100 mg per kg bobot tubuh ekstrak binahong. Ginjal tikus pada kelompok yang tidak diberi ekstrak binahong terjadi kerusakan sel dengan melebarnya ruang uriner pada kapsul bowman-bagian ginjal yang berfungsi untuk menyaring darah. “Pemberian ekstrak binahong membuat ruang uriner menjadi normal dan kadar kreatin darah turun,” ujar Elin. Menurut Elin, ekstrak madeira-vine-sebutan binahong di Amerika Selatan-mampu memperbaiki fungsi ginjal dengan menurunkan kadar kreatinin karena adanya homeostasis. Homeostasis merupakan penyetabilan cairan di sekitar sel dengan menyeimbangkan ion hidrogen. Akibatnya, kerja ginjal membaik dengan pengontrolan asam basa tubuh melalui pembuangan urine. Elin menduga khasiat itu berkat kandungan flavonoid, saponin, kuinon, dan steroid (triterpenoid) pada binahong. Zainal Gani menuturkan heart leaf sejatinya bukanlah herbal baru. Ia sudah mengenal binahong sepuluh tahun lalu dan meresepkan untuk memperlancar aliran darah, penyembuhan pascaoperasi, maupun obat luka luar. Untuk mengonsumsinya cukup rebus 10-15 gram daun binahong segar dalam satu gelas air hingga mendidih. Cara lain seduh 1,5 gram daun binahong kering dengan segelas air mendidih. Daun dapat dikeringkan menggunakan oven dengan suhu 50ºC hingga kadar airnya bersisa 10%. Air rebusan atau seduhan itu dikonsumsi 3 kali sehari, maksimal 4 kali. “Daun binahong juga bisa dikonsumsi sebagai lalapan,” ujarnya. Zainal menyarankan mengonsumsi ramuan itu sebelum makan. “Dalam kondisi perut kosong penyerapan senyawa aktif lebih optimal,” ujarnya. Dengan begitu binahong tak hanya cantik menghiasi taman, tapi juga menjadi jalan kesembuhan. (Desi Sayyidati Rahimah)

SUMBER à TRUBUS edisi 505 (Desember 2011)

23 Khasiat Tanaman Binahong untuk Menyembuhkan Penyakit

Binahong berasal dari Bahasa Korea. Masyarakat Cina sudah lama memanfaatkan tanaman binahong sebagai tanaman herbal.  Kapan masuk ke Indonesia, belum jelas diketahui. Tapi saat ini banyak warga yang mulai menanam binahong ini sebagai tanaman hias maupun sebagai tanaman obat.

Kandungan khasiat yang terdapat pada binahong:

  • Antioksidan.
  • Asam Arkobat.
  • Total fenol.
  • Protein tinggi.
  • dan sebagainya.

Nama Latin tanaman binahong adalah Anredera Cordifolia. Tanaman ini mudah tumbuh di dataran rendah dan dataran tinggi. Tumbuh baik pada kondisi setengah teduh atau teduh. Jadi tidak perlu tekena sinar matahari berlebihan.

Mengingat tanaman binahong tumbuhnya merambat, tentu saja kita harus menyiapkan rambatannya. Sarana rambatan (ajir) bisa bermacam-macam mulai dari lurus tegak hingga dibuat bertali-tali.
Dewasa ini mulai banyak yang menanam, disamping sebagai tanaman obat, juga tanaman hias daun. Bisa ditanam di dalam pot, halaman pekarangan atau pun di kebun.

23 Khasiat Tanaman Binahong untuk Menyembuhkan Penyakit

1. Obat Luka.
Bahan:
Daun binahong beberapa lembar.

Cara membuat:
Daun binahong dicuci, diremas-remas hingga menjadi lembut dan berlendir.

Cara menggunakan:
Tempelkan pada bagian luka, setelah itu tunggu sebentar, maka lukanya akan menjadi kering.

2. Obat Ambeien.
Bahan:
Daun Binahong sebanyak 16 lembar, air 3 gelas.

Cara membuat:
Daun binahong dicuci lalu direbus sampai mendidih hingga tinggal 2 gelas.

Cara menggunakan:
Diminum 1 kali sehari.

3. Obat Batuk.
Bahan:
Daun binahong 10 lembar.

Cara membuat:
Daun binahong dicuci lalu direbus sampai mendidih hingga tersisa 1 gelas.

Cara menggunakan:
Diminum 1 kali sehari.

4. Obat borok aku yang menahun.
Bahan:
Daun binahong 12 lembar, 3 gelas air.

Cara membuat:
Daun binahong dicuci lalu direbus sampai mendidih hingga tinggal 2 gelas.

Cara menggunakan:
Diminum 1 kali sehari.

5. Obat darah rendah.
Bahan:
Daun binahong 8 lembar, 2 gelas air.

Cara membuat:
Daun binahong dicuci lalu direbus sampai mendidih hingga tinggal 1 gelas.

Cara menggunakan:
Diminum 1 kali sehari.

6. Obat disentri.
Bahan:
Daun binahong 10 lembar, 2 gelas air.

Cara membuat:
Daun binahong dicuci lalu direbus sampai mendidih hingga tinggal 1 gelas.

Cara menggunakan:
Diminum 1 kali sehari.

7. Obat Gatal-gatal, eksim kulit.
Bahan:
Daun binahong 10-15 lembar. 3 gelas air.

Cara membuat:
Daun binahon dicuci lalu direbus sampai mendidih hingga tinggal 2 gelas.

Cara menggunakan:
Diminum 1 kali sehari.

8. Obat Gegar Otak.
Bahan:
Daun binahong 10 lembar, 2 gelas air.

Cara membuat:
Daun binahong dicuci lalu direbus hingga mendidih dan tinggal 2 gelas.

Cara pemakaian:
Diminum 1 kali sehari.

9. Obat Gusi berdarah.
Bahan:
Daun binahong 4 lembar, air 2 gelas.

Cara membuat:
Daun binahong dicuci lalu direbus sampai mendidih hingga tinggal 1 gelas.

Cara menggunakan:
Diminum 1 kali sehari.

10. Obat Hidung Mimisan.
Bahan:
Daun binahong 4 lembar, air 2 gelas.

Cara membuat:
Daun binahong dicuci lalu direbus hingga mendidih sampai tinggal 1 gelas.

Cara menggunakan:
Diminum 1 kali sehari.

11. Obat Jerawat.
Bahan:
Daun binahong 8 lembar, air 2 gelas.

Cara membuat:
Daun binahong dicuci lalu direbus hingga mendidih sampai tinggal 1 gelas.

Cara menggunakan:
Diminum 1 kali sehari.

12. Untuk melancarkan haid.
Bahan:
Daun binahong 3 lembar, 2 gelas air.

Cara membuat:
Daun binahong dicuci lalu direbus hingga mendidih sampai tinggal 1 gelas.

Cara menggunakan:
Diminum 1 kali sehari.

13. Obat Kencing manis.
Bahan:
Daun binahong 11 lembar, air 3 gelas.

Cara membuat:
Daun binahong dicuci lalu direbus sampai mendidih hingga tinggal 2 gelas.

Cara menggunakan:
Diminum 1 kali sehari.

14. Obat Kurang Nafsu makan.
Bahan:
Daun binahong 5 lembar, air 2 gelas.

Cara membuat:
Daun binahong dicuci lalu direbus sampai mendidih hingga tinggal 1 gelas.

Cara menggunakan:
Diminum 1 kali sehari.

15. Obat Lemah Syahwat.
Bahan:
Daun binahong 3-10 lembar, air 2 gelas.

Cara membuat:
Daun binahong dicuci lalu direbus sampai mendidih hingga tinggal 1 gelas.

Cara menggunakan:
Diminum 1 kali sehari.

16. Untuk menjaga stamina tubuh.
Bahan:
Daun binahong 1 lembar, 2 gelas air.

Cara membuat:
Daun binahong dicuci lalu direbus sampai mendidih hingga tinggal 1 gelas.

Cara menggunakan:
Diminum 1 kali sehari.

17. Obat sakit paru-paru.
Bahan:
Daun binahong 10 lembar, 2 gelas air.

Cara membuat:
Daun binahong dicuci lalu direbus sampai mendidih hingga tinggal 1 gelas.

Cara menggunakan:
Diminum 1 kali sehari.

18. Obat Patah Tulang.
Bahan:
Daun binahong 10-20 lembar, air 3 gelas.

Cara membuat:
Daun binahong dicuci lalu direbus sampai mendidih hingga tinggal 2 gelas.

Cara menggunakan:
Diminum 1 kali sehari.

19. Obat Radang Ginjal.
Bahan:
Daun binahong 7 lembar, air 2 gelas.

Cara membuat:
Daun binahong dicuci lalu direbus sampai mendidih hingga tinggal 1 gelas.

Cara menggunakan:
Diminum 1 kali sehari.

20. Obat sehabis bersalin.
Bahan:
Daun binahong 7 lembar, 2 gelas air.

Cara membuat:
Daun binahong dicuci lalu direbus sampai mendidih hingga tinggal 1 gelas.

Cara menggunakan:
Diminum 1 kali sehari.

21. Sehabis Operasi.
Bahan:
Daun binahong 20 lembar, 3 gelas air.

Cara membuat:
Daun binahong dicuci lalu direbus sampai mendidih hingga tinggal 2 gelas.

Cara menggunakan:
Diminum 1 kali sehari.

22. Obat Sesak Nafas.
Bahan:
Daun binahong 7 lembar, 2 gelas air.

Cara membuat:
Daun binahong dicuci lalu direbus sampai mendidih hingga tinggal 1 gelas.

Cara menggunakan:
Diminum 1 kali sehari.

23. Obat Usus Bengkak.
Bahan:
Daun binahong 3 lembar, 2 gelas air.

Cara membuat:
Daun binahong dicuci lalu direbus sampai mendidih hingga tinggal 1 gelas.

Cara menggunakan:
Diminum 1 kali sehari.

Itulah resep-resep ampuh dari daun binahong. Begitu banyak khasiatnya, tak ada salahnya menanam tanaman binahong ini di pekarangn rumah, siapa tahu suatu saat kita membutuhkannya. Formasi daun per lembar yang dipakai sangatlah penting, selain buat keamanan juga kemanjuran obat.

Jadi simpan baik-baik resep di atas biar tinggal buka saja saat akan menggunakan daun binahong untuk obat sakit.

 

Daun Gedi, Daun Sehat yang Kaya Akan Manfaat

Daun Gedi, nama itu mungkin terdengar asing ditelinga kita. Namun bagi masyarakat di wilayah  Sulawesi, tanaman ini seperti primadona karena biasa dibuat berbagai macam hidangan salah satunya adalah tumisan. Daun Gedi juga biasa digunakan sebagai bahan tambahan dari masakan khas disana. Jika Andamencicipi Bubur Manado, tidak akan lengkap enaknya bubur ini tanpa tambahan daun gedi diatasnya.
Tidak hanya enak untuk dijadikan makanan, daun gedi juga bisa digunakan sebagai sarana pengobatan. Penelitian menunjukan, manfaat daun gedi untuk kesehatan sangatlah banyak. Salah satu manfaatnya adalah sebagai suplai antioksidan untuk melawan radikal bebas.
Daun gedi mengandung banyak senyawa flavonoid yang salah satu khasiatnya adalah untuk menurunkan resiko penyakit kardiovaskular seperti jantung. Karena itu, bagi orang yang menderita penyakit seprti kolesterol, sakit jantung serta tekanan darah tinggi disarankan untuk mengkonsumsi daun gedi sebagai cara alami mencegah penyakit tersebut.
Bila Anda memiliki penyakit lambung seperti maag, manfaat daun gedi  untuk kesehatan lambung juga sangat baik. Kandungan yang terdapat pada bunga dan daun gedi bermanfaat untuk melindungi lapisan dinding lambung sehingga mengurangi resiko iritasi yang diakibatkan bakteri atau makanan yang memiliki rasa tajam. Penderita maag pun bisa makan makanan favorit mereka tanpa perlu khawatir penyakitnya kambuh.
Untuk orang yang telah berusia diatas 30, osteoporosis adalah penyakit yang mengancam orang yang lanjut usia. Untuk mencegahnya,konsumsilah daun gedi secara teratur karena menurut sebuah penelitian, daun gedi memiliki peran yang signifikan dalam membantu mengatasi osteoporosis. Sebuah penelitian terhadap tikus laboratorium menunjukkan, tikus yang rutin diberi ekstrak daun gedi memiliki kepadatan tulang yang lebih baik dibanding yang tidak diberikan. Sudah terbukti banyaknya manfaat daun gedi untuk kesehatan, kini mulailah konsumsi daun gedi sebagai langkah menjaga kesehatan Anda.(Infojadul/Eby)

Khasiat Daun Handeuleum bagi Kesehatan

Khasiat daun handeuleum dikenal memiliki manfaat sebagai obat wasir (ambeien). Akan tetapi sebenarnya masih ada manfaat lainnya dari daun tersebut. Daun ini juga dikenal dengan nama daun wungu atau daun ungu di beberapa daerah di Indonesia. Tumbuhannya adalah termasuk tanaman liar yang biasa tumbuh di pedesaan dan kadang digunakan sebagai tanaman hias. Akan cocok bila tumbuh pada ketinggian sekitar 1.250 m dpl.

Tanaman tersebut berasal dari Papua atau Polynesia dan tergolong dalam keluarga tanaman Acanthaceae Tumbuhan ini memiliki ciri-ciri batang yang warnanya ungu, tegak, berukuran kecil, tinggi bisa mencapai 3 meter. Bunganya tersusun dalam suatu rangkaian tandan warnanya merah tua. Sedangkan untuk daunnya memiliki struktur posisi yang saling berhadapan.

Kandungan Handeuleum

Tumbuhan ini memiliki beberapa kandungan seperti :

  • Steroid
  • Tanin
  • Glikosid
  • Flavonoid
  • Alkaloid non-toksik
  • Kalsium oksalat
  • Saponon
  • Lemak
  • Asam Format

Kandungan terebut membuat tanaman ini memiliki sifat anti inflamasi dan digunakan sebagai obat wasir, peluruh kencing, pelembut kulit kaki, obat bisul, melunakkan feses dan pencahar ringan.

Seorang mahasiswa peneliti dari IPB (Institut Pertanian Bogor) bernama Aziz Nuraditya yang merupakan anggota peneliti Program Keahlian Analisis Kimia, ternyata selain sebagai ambeien daun ini juga bisa digunakan sebagai obat diabetes. Menurut hasil penelitian, di dalam tubuh enzim a-glukoidase akan membantu memecah rantai polisakarida di ikatan a(1-6) pada setiap titik percabangan yang tak mampu dipecahkan dengan enzim amilase. Aktivitas dari enzim tersebut bisa menghasilkan polimer a(1-4) tidak bercabang dan juga 1 glukosa.

Senyawa tersebut akan memperlambat proses pencernaan pati di dalam usus halus. Hal itu membuat glukosa dari makanan dan pati akan memasuki sirkulasi darah lebih lambat serta bisa disesuaikan menjadi lebih efektif oleh sensitivitas insulin atau gangguan respon. Apabila kerja enzim tadi terhambat, maka proses konversi karbohidrat menjadi zat glukosa dapat ditekan.

Selain hal itu, daun handeuleum juga menyimpan manfaat lainnya, diantaranya adalah untuk :

  • Mengobati sembelit
  • Menyembuhkan demam akibat perut kotor
  • Mengobati batu empedu
  • Melancarkan haid
  • Menghilangkan bengkak akibat terpukul
  • Melancarkan buang air kecil
  • Mengobati reumatik

Ternyata ada cukup banyak khasiat daun handeuleum alias daun wungu/ungu ini. Selain untuk mengobati penyakit secara alami juga dijadikan obat herbal untuk meningkatkan kesehatan tubuh. Semoga bermanfaat dan mohon maaf apabila ada kesalahan.

Ikuti

Kirimkan setiap pos baru ke Kotak Masuk Anda.